Menjauhkan Prasangka dari Pikiran Si Kecil

Tanpa bisa dihindari, begitu banyak stereotip yang berkembang di masyarakat hingga sering kali membentuk prasangka. Adalah tantangan tersendiri bagi orangtua untuk membesarkan anak dengan pikiran yang bebas dari prasangka. Selain memberikan contoh dan teladan yang baik, salah satu media pembelajaran efektif yang bisa Moms dan Dads manfaatkan adalah buku dengan pesan yang tepat.


SERI BUKU TOLERANSI: PRASANGKA MOKA

Melanjutkan buku pertama dari Seri Buku Toleransi yang diterbitkan tahun lalu, pada 2 April 2018, penerbit Buah Hati bersama penulis buku anak Sekar Sosronegoro kembali meluncurkan buku yang mengajarkan toleransi kepada keluarga Indonesia. Berjudul Prasangka Moka, buku yang dirilis tepat di Hari Buku Anak Internasional ini mengajak anak untuk bertenggang rasa dan tidak menilai teman berdasarkan stereotip suku, agama, jenis kelamin, maupun latar belakang budayanya.



Rayakan Hari Buku Anak Internasional, Prasangka Moka : Mengajarkan Anak Bertenggang Rasa

KabariNews – Melanjutkan buku pertama dari Seri Buku Toleransi yang diterbitkan tahun lalu, pada 2 April 2018, penerbit Buah Hati bersama penulis buku anak Sekar Sosronegoro kembali meluncurkan buku yang mengajarkan toleransi kepada keluarga Indonesia. Berjudul Prasangka Moka, buku yang dirilis tepat di Hari Buku Anak Internasional ini mengajak anak untuk bertenggang rasa dan tidak menilai teman berdasarkan stereotip suku, agama, jenis kelamin, maupun latar belakang budayanya.





Toleransi Diajarkan Kucing Kecil Bernama Kitu

Isu toleransi menjadi sangat penting belakangan ini, apalagi sosial media semakin masif masuk dalam ranah anak-anak, yang menyebabkan perilaku negatif kerap kali ditiru anak-anak. Paling tidak hal tersebut yang menjadi perhatian penulis buku ‘Kitu, Kucing Kecil Bersuara Ganjil’, Sekar Sosronegoro.


Mengenalkan Toleransi Terhadap Anak Melalui Buku

KabariNews – Tema toleransi untuk kalangan anak memang boleh dibilang masih langka di jagat literasi Indonesia. Padahal, semangat dan dan perilaku toleran tidak saja penting disuarakan untuk orang dewasa dan remaja, dan pengenalan sikap toleransi justru harus dimulai dejak dini.



Yuk, Ajarkan Anak Tentang Toleransi Lewat Bacaan

Mengajarkan anak-anak tentang perbedaan dan toleransi dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari mengajarkannya secara langsung, lewat kegiatan sehari-hari, hingga dari buku bacaan. Sayangnya, tema toleransi untuk kalangan anak-anak memang boleh dibilang masih langka di jagat literasi Indonesia. Sehingga salah satu alat bantu untuk mengajarkan ilmu tersebut pada anak sangat terbatas.


Ajarkan Toleransi pada Anak Lewat Buku Cerita

Jakarta, CNN Indonesia -- Toleransi akhir-akhir jadi topik yang hangat dibicarakan. Topik ini sebetulnya relevan bagi semua kalangan, tapi nampaknya hanya sebatas pembicaraan orang dewasa. Padahal, anak-anak perlu dilatih untuk menerima dan menghargai perbedaan di sekitarnya, apalagi Indonesia merupakan negara yang majemuk.


Mengajarkan Toleransi pada Anak Lewat Buku

JAKARTA, KOMPAS.com - Kitu adalah seekor kucing kecil yang baru pindah rumah. Di lingkungan barunya, ia menyadari bahwa dirinya tidak sama dengan kucing-kucing tetangga. Kitu yang semula percaya diri mulai berusaha meniru penampilan kucing-kucing lain, sebelum akhirnya sadar bahwa setiap kucing memang terlahir berbeda.


Mengajarkan Toleransi Sejak Dini (2)

Menghargai perbedaan adalah hal yang perlu diajarkan sejak kecil. Sikap intoleransi yang belakangan sering terjadi membuat orangtua harus berperan aktif mengajarkan anak-anak menumbuhkan rasa toleransi di masyarakat. Mengajarkan toleransi pada anak pun bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui buku.


Mengajarkan Toleransi Sejak Dini (1)

Menghargai perbedaan adalah hal yang perlu diajarkan sejak kecil. Sikap intoleransi yang belakangan sering terjadi membuat orangtua harus berperan aktif mengajarkan anak-anak menumbuhkan rasa toleransi di masyarakat. Mengajarkan toleransi pada anak pun bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui buku.